Kebutuhan nutrisi untuk dewasa

Kebutuhan Nutrisi Untuk Dewasa

2.2.1 Pengertian Nutrisi

Nutrisi adalah seluruh interaksi antara organisme dengan makanan yang dikonsumsinya, dengan kata lain sesuai dengan tubuh yang menggunakannya. Nutrien adalah zat penyusun bahan makanan protein, lemak, vitamin dan mineral.

Jumlah zat makanan yang dipergunakan tidaklah sama bagi setiap orang karena jumlah zat makanan yang diperlukan tergantung pada jumlah tenaga yang dikeluarkan dan kuantitas proses pembentukan jaringan didalam tubuh sebenarnya masih banyakfaktor lain yang mempengaruhi kebutuhan akan jumlah berbagai zat makanan yang belum diketahui.

2.2.2 Fungsi Nutrisi

 

Nutrisi mempunyai 3 fungsi pokok, antara lain :

a.Untuk pertumbuhan, penyedian energi, untuk pergerakan dan proses tubuh.
b.Untuk pemeliharaan dan perbaikan jaringan tubuh yang rusak
c.Untuk metabolisme dalam tubuh.

 

Selain nutrisi memiliki fungsi pokok, nutrisi juga memiliki fungsi, antara lain :

a. Memberi tenaga

b. Mengatur suhu tubuh

c. Melindungi tubuh dari penyakit

d. Membentuk cadangan makanan dalam tubuh

 

 

2.2.3 Tujuan pemberian nutrisi dewasa

 

Gizi adalah makanan dan manfaatnya untuk kesehatan dapat juga diuraikan saat makanan yang bermanfaat untuk kesehatan.

Manusia dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, dimulai dan saat pembuahan, berlangsung sepanjang masa hidupnya hingga dewasa sampai masa tua, memerlukan zat gizi yang terkandung dalam makanan, jadi manusia mendapat zat gizi atau nutrien dalam bentuk makanan yang berasal dari hewan (hewani) dan tumbuhan-tumbuhan (nabati). Zat gizi tersebut adalah karbohidrat, protein, lemak, yang disebut sebagai zat gizi mikro serta vitamin dan mineral yang diseut dengan zat gizi mikro. Selain itu, untuk memperlancar proses metabolisme dalam tubuh diperlukan air serat. Tubuh manusia membutuhkan aneka ragam makanan untuk memenuhi semua zat gizi tersebut kekurangan atau kelebihan salah satu unsur zat gizi akan menyebabkan kelainan atau penyakit, oleh karena itu, perlu diterapkan kebiasaan makanan yang seimbang sejak usia dini dengan jumlah yang sesuai kebutuhan masing-masing individua agar tercapai kondisi kesehatan yang prima.

Hidangan “gizi seimbangan” adalah makanan yang mengandung zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur. Zat tenaga atau kalori diperlukan untuk melakukan aktivitas sehari-hari yang sebagian besar dibutuhkan dari bahan makanan sumber karbohidrat dan lemak serta sedilit protein. Zat pembangunan atau protein ini penting untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel rusak yang didapatkan dari bahan makanan hewani atau tumbuh-tumbuhan (nabati). Bahan makanan sumber zat tenaga dari karbohidrat antara lain : beras, jagung, gandum, ubi jalar, kentang, sagu, roti, mie, pasta, macaroni, dan tepung-tepungan disamping gula murni, baik sukrosa, glukosa, dan luktrosa sedangkan bahan makanan sumber zat pengatur adalah semua sayur-sayuran dan buah-buahan yang berbagai vitamin dan mineral yang berperan untuk proses metabolisme atau kerjaannya fungsi organ tubuh. Selain itu, air juga diperlukan untuk proses metabolisme sedangkan serat juga dibutuhkan oleh tubuh terutama memberikan isi perut (bulkg) dan membantu memperlancar proses buang air besar, selain itu serat juga mempengaruhi peyerapan zat gizi dalam usus. Disamping “4 sehat 5 sempurna” pola makanan yang mengikuti “12 pesan dasar gizi seimbang” sangat dianjurkan untuk mendapatkan kecukupan gizi. Antara lain :

 

1. Makanlah aneka ragam makanan

Makan yang beraneka ragam akan saling melengkapi kekurangan zat gizi dari berbagai makanan yang terjamin terpenuhnya kecukupan sumber zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur.

2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi

Setiap orng dianjurkan makan makanan yang cukup mengandung enenrgi agar dapat melakukan aktivitas sehari-hari.

 

3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi

Dianjurkan menggunakan sumber karbohidrat kompleks (padi-padian), umbi-umbian dan tepung-tepungan dari pada karbohidrat murni (gula).

 

4. Batas konsumsi lemak dan minyak sampai separempat dari kecukupan energi

Lemak dan minyak berguna untuk meningkatkan jumlah energi. membantu penyerapan vitamin A, D,E, dan K serta menambah lezatnya hidanagan. Dianjurkan menggunakan lemak nabati karena mudah dicerna oleh tubuh.

5. Gunakan garam beryodium

Garam beryodium adalah garam natrium yang diperkaya dengan kalium yodida sebanyak 30-80. Setiap keluarga dianjurkan untuk menggunakan garam yang beryodium untuk memasak atau mengolah makanan agar tidak terjadi gangguan akibat kurang yodium (gaky).

6. Makanlah makanan sumber zat besi

Zat besi (Fe) adalah salah satu unsur penting untuk membentuk hemoglobin (Hb) atau sel darah merah. Kurang zat besi dapat menyebabkan berasal dari makanan hewani (neme-iron)dibandingkan dari makanan nabati (nonheme-iron)

7. Memberikan asi saja pada bayi sampai umur 6 bulan

Asi adalah makanan terbaik untuk bayi, karena kandungan zat gizinya lengka, mengandung zat kekebalan dan memberikan asi akan memepererat jalinan kasih sayang ibu

 

8. Biasakan makan pagi

Makan pagi atau sarapan sangat bermanfaat karena memelihara ketahanan fisik, memertahankan daya tahan saat bkerja dan meningkatkan produktivitas kerja.

9. Minumlah air bersih, aman yang cukup jumlahnya

Air minum harus bersih dan bebas kuman dengan cara mendidihkan atau di proses dengan alat (air minum kemasan). Fungsi air minum dalam tubuh adalah untuk melancarkan transfortasi zat gizi, mengatur keseimbangan cairan dan garam mineral, mengatur suhu tubuh dan mengeluarkan sisa metabolisme. Dianjurkan minum sekurang-kurangnya 2 liter atau 8 gelas sehari untuk mencegah dehidrasi dan menurunkan resiko penyakit ginjal.

10. Lakukan kegiatan fisik atau olah raga secara teraratur

Kegiatan fisik dan olah raga (setiap hari jalan kaki) sangat dianjurkan untuk meningkatkan fungsi jantung, paru-paru dan otot serta memperlambat proses penuaan.

11. Hindari minum-minuman beralkohol

Alkohol hanya mengandung energi, tanpa mengandung zat gizi lain, kebiasaan minum alkohol dapat mengakibatkan kurang gizi, penyakit gangguan hati, kerusakan saraf otak dan jaringan serta menyebabkan kecanduan.

12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan

Makanan yang aman adalah makanan bebas dari kuman dan bahan kimia

berbahaya, serta tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat.

 

13. Bacalah label pada makanan yang dikemas

14. Label pada makanan yang dikemas adalah keterangan tentang isi, jenis dan ukuran bahan-bahan yang digunakan, susunan zat gizi, tanggal kadaluarsa dan keterangan penting lain. Hal tersebut sangat membatu konsumen pada saat memilih dan membeli makanan tersebut sesuai kebutuhan gizi dan kindisi kesehatan konsumen.

2.2.4.  Standart kecukupan gizi

Standart kecukupan gizi secara ukuran dapat dibagi kedalam dua bagian yaitu:

  • Ukuran makro, yaitu kecukupan kalori (energi) dan kecukupan protein.
  • Ukuran mikro, yaitu kecukupan vitamin dan mineral.

2.2.5  Kecukupan kalori (energi)

Energi dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan pekerjaan, tubuh memperoleh energi dari makanan yang dimakan, dan energi dalam makanan ini terdapat sebagai energi kimia yang dapat diubah menjadi energi bentuk lain. Bentuk energi yang berkaitan dengan proses-proses biologi adalah energi kimia, energi mekanis, senergi panas dan energi listrik..

Energi dalam tubuh digunakan untuk:

  • Melakukan pekerjaan eksternal;
  • Melakukan pekerjaan internal dan untuk mereka yang masih tumbuh;
  • Keperluan pertumbuhan, yaitu untuk senyawa-senyawa baru.,

Macam-macam makanan tidak sama banyaknya dalam menghasilkan energi,padahal manusia harus mendapatkan sejumlah makanan tertentu setiap harinya yang menghasilkan energi,terutama untuk mempertahankan proses kerja tubunya dan menjalankan kegiatan-kegiatan fisik.Untuk mengukur atau menentukan banyaknya energi yang dihasilkan makanan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. Langsung

Pengukuran atau penentuan banyaknya energi yang dihasilkan oleh makanan dengan menggunakan alat yang disebut bomb calorimeter.Dengan menggunakan alat tersebut akan dapat ditentukan atau diukur sejumlah kalori(untuk energi) yang dihasilkan zat makanan.Satu kalori adalah merupakan banyaknya panas yang digunakan untuk menaikan suhu 1 liter air sebanyak 1oC

  1. Secara tidak langsung

Pengukuran atau penentuan banyaknya energi yang dihasilkan oleh makanan atau bahan makanan melalui ustu penguraian kimiawi (analisa),denga pertama- tama di tentukan terlebih dahulu karbonhidratya, lemak , dan protein.

2.2.6.   Penentuan kebutuhan kecukupan Energi

Cara-cara menentukan kebutuhan energi (kalori)

  • Teori RBW (teori berat badan relatif)

RBW = BB (Kg)/ TB(cm)-100X100 %

BB = Berat badan

TB = Tinggi badan

Dimana dengan ketentuan:

1.Kurus jika RBW < 90 %

2. Normal jika RBW = 90-100 %

3. Gemuk jika RBW >110 % atau -<120 %

4. Obesitas ringan RBW 120-130 %

5. Obesitas sedang RBW > 130-140 %

6. Obesitas berat RBW > 140 %

Kebutuhan kalori (energi) perhari

1.Orang kurus BB x 40-60 kalori

2.Orang normal BB x 30 kalori

3.Orang gemuk BB x 20 kalori

4.Orang Obesitas BB x (10 x15) kalori

Kalori di atas harus ditambah dengan kalori untuk kegiatan pregnansi dan laktasi.

Kalori untuk orang hamil ditambah 100 kalori (tri semester I),ditambah 200 kalori (tri semester II), ditambah 300 kalori (tri semester III).

Bagi yang menyusui / laktasi ditambah 400 kalori per hari.kelemahanya bila menggunakan teori RBW adalah jenis kelamin dan umur tidak di akomodasikan .

Energi BMR (basal metabolisme rate)

Energi BMR adalah energi minimal untuk menjalankan proses kerja atau proses faal dalam tubuh dalam kondisi Resting Bed (berbaring istirahat di atas tempat tidur).

2.2.7.  Determinasi Efektif Energi

Determinasi efektif adalah cara penelusuran yang efektif untuk menentukan kebutuhan energi per hari yang dibutuhkan seseorang.Determinasi efektif energi yang diambil oleh:

1. Pengawasan berat badan dan pengaturan-pengaturan energi yang sesuai

2 Penyesuaian energi digunakan jika beratnya memenuhi

3. Mneghitung energi seperti berikut:

a.) mengunakan formula Haris-Beneditc (BBE) untuk dua puluh empat jam didasarkan usia jenis kelamin dan ukuran pada individu dengan berat badan ideal sekitar1 kalori/kgjam x 24 jam.

b). Tambahan aktivitas seperti presentasi BBE sebagai berikut:

Tidak melakukan aktifitas ……………………… 20 %

Tenag…………………………………………….. 30 %

Aktifitas…………………………………………… 50-75 %

c). Penambahan dari 10 % dari hasil total untuk efek pada makanan , hasilya adalah totoal energi yang di perlukan dengan criteria:

Tidak aktif = kalori 10-12 kalori/ bb

Aktif = kalori 13-15 kalori/bb

Sangat aktif = kalori 16-20 kalori/bb

4. Metode yang lain untuk menunjukkan tingkat kegemukan perlu mengurangi 500-750 kalori dari energi total kebutuhan sehari-hari, untuk orang yang sangat gemuk dikurangi 1000 kal/hari.

5. Energi yang dibutuhkan anak-anak antara 36-45 kal /1b

Remaja laki-laki = 20-36 kal/1b

Remaja wanita = 15-20 kal /1b

Menurut Sawer Wein., menyatakan dengan rumus

BMR = 660 + (13,7) + (1,5 x 1) – (6,8 x a)….untuk laki-laki

BMR = 653 + (9,6 x w) + (1,7 x 1) -(4,7 x a)…untuk wanita

Dengan: BMR =Produk panas dalam 24 jam (kalori)

W = berat badan (kg)

L = tinggi badan (cm)

A = usia (th)

2.2.8.   Kecukupan protein

Tubuh manusia memerlukan berbagai zat gizi yang satu sama yang lain saling mempengaruhi. Bayaknya protein dalam tubuh didasarkan oleh dua hal pokok berikut:

  1. Untuk memenuhi kebutuhan basal (minimal ) di mana apabila jumlah kebutuhan ini tidak dipengaruhi maka kesehatan tubuh akan terganggu dan pertumbuhan normal tidak akan tercapai.
  2. Sejumlah tambahan untuk mengimbangi adanya kerusakan infeksi , stress dan sebagainya.

Tubuh kita tidak dapat menghindari kehilangan-kehilangan protein terutama yang terjadi melalu air seni, kotoran(feses) dan kulit. Dari penelitian -penelitian diperoleh suatu formula yang di kenal dengan cara factorial (factorial method) untuk memperoleh angka kebutuhan protein sebagai berikut:

R =(U b + F b S + G) x 1,1

Keterangan

R = kebutuhan nitrogen per kg berat badan sehari

Ub= Kehilangan nitrogen basl melalui air seni per kg berat badan sehari

Fb = Kehilangan nitrogen basal melalui kotoran per kg sehari

S = Kehilangan nitrogen melalui kulit per kg berat badan sehari

G = Kebutuhan nitrogen untuk pertumbuhan per kg sehari

 

 

 

 

 

2.3.  Jenis – Jenis Nutrisi

  1. Karbohidrat

Karbohidrat adalah komposisi yang terdiri dari elemen karbon, hydrogen, dan oksigen. Karbohidrat dibagi atas :

a.       Karbohidrat sederhana (gula)

Bisa berupa monosakarida (molekul tunggal yang terdiri dari glukosa, fruktosa dan galaktosa), juga bisa berupa disakarida (molekul ganda).

Contoh : sukrosa (glukosa+fruktosa), malkosa (glukosa+glukosa), laktosa (glukosa+galaktosa).

b.      Karbohidrat kompleks (amilum) adalah polisakarida karena disusun oleh banyak molekul glukosa.

c.       Serat adalah jenis karbohidrat yang di peroleh dari tumbuh – tumbuhan, tidak dapat di cerna oleh tubuh dengan sedikit atau tidak menghasilkan kalori tetapi dapat meningkatkan volue feses.

    1. Lemak

Lemak merupakan sumber energi yang di padatkan lemak dan minyak terdiri atas gliserol dengan asam – asam lemak.

Fungsi lemak :

a.       Sebagai sumber energi : merupakan sumber energi yang di padatkan dengan memberikan 9 kal/gr.

b.      Ikut serta membangun jaringan tubuh.

c.        Perlindungan

d.      Penyekatan / isolasi : lemak akan mencegah kehilangan panas dari tubuh.

    1. Protein

Protein merupakan konstituen penting pada semua sel, jenis nutrient ini berupa struktur nutrient kompleks yang terdiri dari asam amino.

Fungsi protein :

a.       Menggantikan protein yang hilang selama proses metabolisme yang normal dan proses pengausan yang normal.

b.      Menghasilkan jaringan baru.

c.       Protein diperlukan dalam pembuatan protein – protein yang baru dengan fungsi khusus dalam tubuh yaitu enzim, hormon, dan hemoglobin.

d.      Sebagai sumber energi.

    1. Vitamin

Vitamin adalah bahan organik yan tidak dapat dibentuk oleh tubuh dan berfungsi sebagai katalisator proses metabolisme tubuh.

Ada 2 jenis vitamin :

a.       Vitamin larut dalam lemak : A,D,E,K

b.      Vitamin larut dalam air : vitamin A dan C

    1. Mineral dan Air

Mineral merupakan unsur esensial bagi fungsi normal sebagian enzim, dan sangat penting dalam pengendalian sistem cairan tubuh.

Fungsi mineral :

1.      Pembentukan garam – garam yang larut dan mengendalikan komposisi cairan tubuh.

2.      Bahan dasar enzim dan protein.

 

Ø            Tujuan pemberian nutrisi untuk dewasa

1.      Memperoleh energi yang digunakan untuk melakukan aktivitas sehari – hari.

2.      Menjaga keseimbangan cairan tubuh.

3.      Menjaga kebutuhan kalsium.

4.      Menjaga kesehatan tubuh agar tetap sehat.

 

Ø            Faktor – faktor yang mempengaruhi keadaan nutrisi usia dewasa

1.      Kemampuan keluarga untuk membeli makanan.

2.      Pengetahuan tentang zat gizi.

3.      Pekerjaan.

 

Ø            Kebutuhan energi dan zat nutrisi usia dewasa

1.      Perhitungan berat badan ideal

Cara perhitungan berat badan ideal dengan mengitung index massa tubuh (IMT). Caranya yaitu berat badan sekarang dibagi dengan tinggi badan dalam meter di kuadratkan contohnya : berta badan 80 kg, tinggi badan 1,75 m maka index massa tubuh (IMT) = 80 / (1,75 x 1,75) = 26,12 kg/m.Top of Form

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>